Chatting dengan Bule Inggris: Dari British Accent, Dry Humor, sampai Cara Balas yang Natural

Chatting dengan cowok Inggris itu bisa terasa ekstra. Ekstra manis. Ekstra bikin penasaran. Ekstra bikin senyum sendiri. Dan kadang, ekstra bikin kamu menatap layar sambil berkata dalam hati, “Dia tadi ngomong apa, ya?” Karena jujur saja, aksen British memang punya efek tertentu. Satu kalimat sederhana seperti “Are you alright?” bisa terdengar lebih romantis dari seharusnya. … Read more

Chatting dengan Bule Duda dari Eropa: Cara Bikin Obrolan Hangat Tanpa Jadi Terapis Gratis

Chatting dengan bule duda dari Eropa itu rasanya bisa beda. Bukan cuma karena aksennya. Bukan cuma karena dia tinggal di negara yang terdengar jauh dan romantis. Tapi karena pria yang pernah menikah biasanya membawa cerita hidup yang lebih panjang. Ada masa lalu. Ada pengalaman. Ada luka yang mungkin sudah sembuh. Ada juga luka yang mungkin … Read more

Cuma Beda Beberapa Jam, Tapi… Realita LDR Indo-Aussie yang Jarang Dibahas

LDR Indonesia-Australia itu sering kelihatan gampang dari luar. Orang-orang suka bilang, “Lah, Australia kan dekat.” “Beda waktunya juga cuma beberapa jam.” “Masih satu kawasan lah.” “Kalau kangen tinggal terbang.” Aduh. Kalimat “tinggal terbang” itu memang terdengar ringan kalau yang ngomong bukan yang bayar tiket. Realitanya, LDR Indo-Aussie memang tidak seberat LDR Indonesia-Amerika yang beda waktunya … Read more

Kenapa Cowok Turki di Jerman Romantis Banget?

Pernah nggak kamu chatting dengan cowok Turki yang tinggal di Jerman, lalu baru beberapa hari ngobrol dia sudah pakai kata-kata manis? Belum juga kamu selesai mikir mau balas apa, dia sudah kirim: “Canım.” “Güzelim.” “My beautiful.” “I miss your voice.” “You are different from other girls.” Lalu kamu menatap layar HP. Diam sebentar. Senyum sedikit. … Read more